Spiritualitas Perdamaian Mennonit Jawa: Inkulturasi Teologi, Rekonsiliasi, dan Relasi Kristen–Islam Pascatragedi 1942
Abstract
Violence against the Javanese Mennonite community in 1942 left historical wounds in Christian–Muslim relations. This study examines the encounter between Mennonite theology and Javanese culture in shaping GITJ’s spirituality of peace and its relevance to interreligious relations. Using a descriptive qualitative method and sociohistorical approach, it draws on church histories, theological and cultural studies, synod documents, and economic cooperation records. Findings indicate that surrender to God is interpreted contextually through dialogue with acceptance, nonviolence with harmony and respect, and reconciliation with fellowship. This encounter informs social services, economic cooperation, and community relations regardless of religion. GITJ’s internal reconciliation in 2000 provides a comparison, rather than direct evidence of restored Christian–Muslim relations. The study presents inculturation as dialogue between faith and culture, linking steadfastness with social responsibility and grounding reconciliation in remembrance of violence and respect for victims’ dignity.
Abstrak
Kekerasan terhadap komunitas Mennonit Jawa pada 1942 meninggalkan luka sejarah dalam hubungan Kristen–Islam. Penelitian ini mengkaji perjumpaan teologi Mennonit dan budaya Jawa dalam pembentukan spiritualitas perdamaian GITJ serta relevansinya bagi relasi lintas agama pascatragedi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosio-historis melalui literatur sejarah gereja, kajian teologi dan budaya, dokumen sinode, serta catatan kerja sama ekonomi. Temuan menunjukkan bahwa penyerahan diri kepada Allah dimaknai secara kontekstual dalam dialog dengan nrimo, antikekerasan dengan rukun dan ngajeni, serta rekonsiliasi dengan paseduluran. Perjumpaan tersebut tercermin dalam pelayanan sosial, kerja sama ekonomi, dan hubungan sosial masyarakat tanpa membedakan agama. Rekonsiliasi internal GITJ tahun 2000 menjadi pembanding, bukan bukti langsung pemulihan relasi Kristen–Islam. Penelitian ini menawarkan pemahaman inkulturasi sebagai dialog iman dan budaya yang menghubungkan ketabahan dengan tanggung jawab sosial serta menempatkan ingatan atas kekerasan dan penghormatan terhadap martabat korban sebagai dasar rekonsiliasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bourdieu, Pierre. Arena Produksi Kultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Eastern Mennonite University. “Lawrence M. Yoder.” Faculty/Staff Directory. Diakses 13 Oktober 2026. https://emu.edu/faculty-staff/?show=lawrence--yoder.
Gereja Injili di Tanah Jawa. “Dealing with Difference.” Mennonite World Conference, 5 Desember 2023. Dimuat ulang dari Courier/Correo/Courrier 19, no. 3 (2004). https://mwc-cmm.org/en/stories/dealing-difference/.
Krisetya, Mesach. “Indonesia: Gereja-Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI).” Dalam Anabaptists Meeting Muslims: A Calling for Presence in the Way of Christ, disunting oleh James R. Krabill, David W. Shenk, dan Linford Stutzman. Scottdale, PA: Herald Press, 2005.
Kristiawan, Danang. “Javanese Wisdom, Mennonite Faith, and the Green Revolution: The Farmers of Margorejo.” Journal of Mennonite Studies 35 (2017): 173–196. https://jms.uwinnipeg.ca/index.php/jms/article/download/1732/1679/3241.
Kumaat, Martati Ins. Benih yang Tumbuh V: Gereja Injili di Tanah Jawa. Jakarta: LPS Dewan Gereja di Indonesia, 1974.
“Kumpulan Naskah Sidang Raya Istimewa Tahun 2000 di Wisma Elika, Bandungan, Jawa Tengah.” Bandungan, 2000.
Lapp, John A. “The Mennonite Year in Review: Mennonites in the Year 2000.” The Mennonite Quarterly Review, edisi Januari 2001. https://archive.goshen.edu/news/january-2001-lapp/.
Mahanani, Safira, dan Yohanes Kartika Herdiyanto. “Nrima ing Pandum: Acceptance or Resignation?” Jurnal Psikologi Ulayat 13, no. 1 (2026): 7–26. https://doi.org/10.24854/jpu1326.
Mesa, Jose M. de. The Life-Giving Work of the Spirit in the Cultural Tradition. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2016.
Mojau, Julianus. Meniadakan atau Merangkul? Pergulatan Teologis Protestan dengan Islam Politik di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Mukti, Muh. “Kiat dan Keberhasilan Masyarakat Jawa: Memayu Hayuning Bawana dalam Bidang Budaya Seni Wayang.” Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni 21, no. 1 (2023): 103–110. https://doi.org/10.21831/imaji.v21i1.59299.
Reedy, Janet Umble. “A History of the Mennonite Medical Work in the Muria Mountain Area of Java, Indonesia, 1894–1971.” The Mennonite Quarterly Review 47, no. 1 (1973): 31–53.
Regig, N (c. 1971). Sejarah Singkat Pendeta Heusdens. Naskah tidak diterbitkan.
Roring, Timmy Ardian, dan Marselius Sampe Tondok. “Implementasi Etika Jawa dalam Praktik Kepemimpinan Sekolah.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 10, no. 1 (2025): 89–115. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.5873.
Setyawan, Yusak B. Encountering State Ideology: Reading the Bible from an Indonesian Postcolonial Perspective. Palgrave Macmillan, 2014.
Setyawan, Yusak B. “Menjadi Gereja Bangsa Merdeka: Eklesiologi Keindonesiaan dari Perspektif Studi-Studi Poskolonial.” Dalam Gereja Orang Merdeka: Eklesiologi Poskolonial Indonesia. Makassar: Yayasan Oase Intim, 2019.
Smidt. 1981.
Snyder, C. Arnold. “Gelassenheit and Power: Some Historical Reflections.” Vision: A Journal for Church and Theology 5, no. 2 (2004): 6–13. https://press.palni.org/ojs/index.php/vision/article/download/507/450/911.
Suwondo, Kutut. The Emergence of Civil Society in Rural Java: Socio-Political Change under the New Order in a Central Javanese Village. Salatiga: Satya Wacana University Press, 1997.
Tan A Sioe. Akta Notaris Nomor 4, 3 November 1972, tentang Pembentukan Komite Kerjasama Ekonomi Muria.
Tanja, Victor I. Spiritualitas, Pluralitas dan Pembangunan di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Van Gelder, J (n.d.). Dagboeken Nederlands-Indië, Collectie NIOD 401, no. 199. Amsterdam: Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie.
Yoder, Lawrence M. Indonesia: Javanese Mennonit Church. Bandung: Pustaka Jaya, 1981.
Yoder, Lawrence M., ed. Bahan Sejarah Gereja Injili di Tanah Jawa. Pati: Komisi Sejarah Gereja GITJ, 1977.
Zaluchu, Sonny Eli. “Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 2 (2021): 249–266. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.93.
DOI: https://doi.org/10.46305/im.v7i2.734
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Immanuel indexed by:
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Published: Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara
Website Institusi: stt-su.ac.id
Address: Jl. Sembada No. 32, Titi Rantai, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20131
ISSN: 2721-432X (online), 2721-6020 (print).






