Dari Information ke Formation: Batas Peran AI dalam Pendidikan Kristen Berdasarkan Matius 28:19–20

Rudi Fanggidae, Meyrlin Saefatu

Abstract


The development of Artificial Intelligence (AI) in Christian Religious Education potentially shifts technology's role from a mere supporting tool to an interactive entity assuming certain teacher functions. This article is a conceptual study based on a literature review that aims to critically evaluate the tendency to position AI as a "teacher" by drawing a clear line between information provision (information) and faith formation (formation) in light of the Great Commission (Matthew 28:19–20). Using a qualitative-descriptive approach, this study dialogues biblical exegesis, Christian pedagogy literature, and AI dynamics. The findings indicate that teaching (didaskontes) is oriented toward obedience (tērein) and discipleship (mathēteusate), centered on life formation. As an algorithmic system, AI possesses ontological limitations—namely, the lack of a physical body, existential life experience, and moral responsibility inherent in human educators—and thus cannot substantially provide living examples, empathy, or faith community fellowship. This article contributes to redefining AI's boundaries as an information-supporting instrument while reaffirming the irreplaceable role of human educators in spiritual formation and character development.

 

Abstrak

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) berpotensi menggeser peran teknologi dari sekadar alat bantu menjadi entitas interaktif yang mengambil alih sebagian fungsi pendidik. Artikel ini merupakan kajian konseptual berbasis studi pustaka yang bertujuan mengkritik kecenderungan menempatkan AI sebagai pendidik melalui pembedaan tegas antara penyediaan informasi (information) dan pembentukan iman (formation) dalam terang Amanat Agung (Matius 28:19–20). Menggunakan pendekatan kualitatif-deskritpif, penelitian ini mendialogkan eksegesis Alkitab, literatur pedagogi Kristen, dan dinamika AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengajaran (didaskontes) dalam Amanat Agung berorientasi pada ketaatan (tērein) dan pemuridan (mathēteusate) yang berpusat pada pembentukan kehidupan. Sebagai sistem algoritmatis, AI mengalami keterbatasan ontologis, yakni tidak memiliki tubuh fisik, pengalaman hidup eksistensial, maupun tanggung jawab moral seperti pendidik manusia sehingga tidak dapat secara substansial menghadirkan keteladanan, empati, serta persekutuan komunitas iman. Penelitian ini berkontribusi dalam menegaskan kembali batas AI sebagai instrumen pendukung informasi, sekaligus memosisikan peran pendidik manusia yang tak tergantikan dalam proses formasi spiritual dan karakter murid.


Keywords


Artificial intelligence; Christian religious education; formation; information; Matthew 28:19–20; kecerdasan buatan; formasi; informasi; Matius 28:19–20; pendidikan agama Kristen.

Full Text:

PDF

References


Badeng, Daila Emilia, Nataliaday Karisma Gandhi, and Agustina Pala’biran. “Konsep Pemuridan Yang Alkitabiah Berdasarkan Matius 28: 19- 20 Bagi Pertumbuhan Iman Jemaat.” Netizen: Journal of Society and Bussiness 2, no. 9 (2026): 651–65.

Baskoro, Paulus Kunto. “Kelompok Sel Sebagai Implementasi Amanat Agung Matius 28:19-20 Dan Dampaknya Bagi Pertumbuhan Gereja.” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 13, no. 2 (2024): 261–74.

Carter, Warren. Matthew and the Margins: A Sociopolitical and Religious Reading. USA: Orbis Books, 2001.

Clark, Charles M A, and Aleksander V Gevorkyan. “Artificial Intelligence and Human Flourishing.” American Journal of Economics and Sociology 79, no. 4 (2020): 3–15.

Efendi, Zakaria, and Meysella Al Firdha Hanim. “Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Pendidikan: Tinjauan Literatur Sistematis Tentang Peluang, Masalah Etika, Dan Implikasi Pedagogis.” Jurnal Pendidikan Kebudayaan Dan Keislaman 4, no. 3 (2025): 134–52.

Gea, Leniwan Darmawati. “Pendidikan Kristen Dalam Bingkai Multikulturalitas Bangsa Indonesia: Suatu Perspektif Terhadap Amanat Agung Dalam Matius 28:19-20.” Jurnal Teologi Injili 1, no. 2 (2021): 61–71.

Groome, Thomas. Christian Religious Education. Jakarta: BPK: Gunung Mulia, 2014.

Hadi, Muhammad Usman, Qasem Al-Tashi, Rizwan Qureshi, Abbas Shah, Amgad Muneer, Muhammad Irfan, Anas Zafar, et al. “Large Language Models: A Comprehensive Survey of Its Applications, Challenges, Limitations, and Future Prospects,” 2023. https://doi.org/10.36227/techrxiv.23589741.

Harari, Yuvall Noah. Neksus. Jakarta: Gramedia, 2025.

Harliani, Risfa Khoerunisa, Dinie Anggraeni Dewi, and Rizky Saeful Hayat. “Menantang Tren: Mendekati Krisis Literasi Digital Di Era Informasi.” JLEB: Journal of Law Education and Business 2, no. 1 (2024): 614–17.

Hartono, Handreas. “Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28:19-20 Dalam Konteks Era Digital.” Kurios: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2018): 157–66.

Hasibuan, Serepina Yoshika. Pendidikan Agama Kristen Di Era Artificial Intelligence. Edited by Daniel Ello. Sumatera Barat: Mafy Media Literasi Indonesia, 2023.

Hutagalung, Patrecia. “Pemuridan Sebagai Mandat Misi Menurut Matius 28:18-20.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (2020): 64–76.

James, Strong. Greek Dictionary of the New Testament. USA: Books for The Ages: AGES Software, 1997.

Jono, Jonathan, and Rikardo P Sianipar. “Perspektif Saat Teduh Dan Amanat Agung Dalam Matius 28:19-20 Dengan Komsel.” The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan 9, no. 1 (2023): 49–67.

Joseph, Priscillia Diane Joy, and Fredik Melkias Boiliu. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Penggunaan Teknologi Pada Anak.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 4 (2021): 2037–2045.

Kalauserang, Jimmy Peter, and Paulus Kunto Baskoro. “Pola Kurikulum Yang Terstruktur Sebagai Dasar Misi Menurut Matius 28:19-20 Di Gereja Morning Star Indonesia.” Jurnal Teologi Berita Hidup 7, no. 2 (2025): 249–67.

Keener, Craig S. A Commentary On The Gospel Of Matthew. Michigan: William B. Eederemans Publishing Company Grand Rapids, 1999.

Lumbantobing, Sarah Gracia, and Laurenz Enjelina Siagian. “Peran Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Peluang, Etika, Dan Tantangan.” Real Didache: Journal of Christian Education 6, no. 1 (2026): 84–98. https://doi.org/10.53547/pcxv5218.

Lusiana, Delpa Sombo Madulu, Jelsia Panggalo, Yuyun Paliran, and Farma Wanny Kasi. “Pemuridan Dalam Pendidikan Agama Kristen Berdasarkan Matius 28:19-20 Sebagai Upaya Meningkatkan Kedewasaan Iman Peserta Didik.” Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan 3, no. 9 (2026): 957–74.

Raditya, Andreas Gandhi Raka. “Kajian Teologi Pastoral Terhadap Artificial Intelligence Dalam Praktek-Praktek Religius.” In Proceedings of the National Conference on Indonesian Philosophy and Theology, 389–407, 2024.

Saragih, Gabriel Anugerah Parlindungan. “Mewujudkan Transformasi Bangsa Melalui Pendidik Kristen Yang Bermisi: Refleksi Amanat Agung Yesus Matius 28:19–20.” Vox Divina: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, n.d., 1–16.

Setiawan, Hendro, and Yosep Irawan. “Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/ AI) Dan Agama Dalam Kehidupan Manusia.” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 6, no. 2 (2025): 287–308.

Silitonga, Jehosaphat Daniel Christable Albert Folkenberg. “Analisis Penginjilan Anggota Jemaat Selama Pandemi Covid -19 Di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Singosari, Bandar Lampung, Daerah Sumatera Kawasan Selatan Berdasarkan Matius 28:19-20.” Universitas Advent Indonesia, 2021.

Simbolon, Wilson, and Rezeki Putra Gulo. “Penerapan Teknologi AI Untuk Mendukung Teori Pembelajaran Efektif Dalam Pendidikan Agama Kristen.” Rei Mai : Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2026): 65–74.

Sine, Hendricks, and Alon Mandimpu Nainggolan. “Menelaah Amanat Agung Tuhan Yesus Menurut Matius 28:19-20 Bagi Pemberita Kabar Baik.” Tepian: Jurnal Misiologi Dan Komunikasi Kristen 3, no. 2 (2023): 95–116.

Smith, David, and James K A Smith. Teaching and Christian Practices: Reshaping Faith and Learning. Eerdmans Publishing Company, 2011.

Sugiyanto. “Tugas Gereja Sebagai Misi Kristus Ditinjau Dari Injil Matius 28:19-20.” Jurnal Teologi Biblika 7, no. 1 (2022): 42–50.

Susilo, Arman, and Nova Huwae. “Terminologi Pemuridan Dalam Injil Matius 28:19-20.” Predica Verbum: Jurnal Teologi Dan Misi 2, no. 2 (2022): 104–17.

Tambun, Lumongga Christine Debora. “Menjangkau Dunia Di Era Digital: Implementasi Misi Kristen Berdasarkan Matius 28: 16-20.” Vocatio Dei 6, no. 1 (2024): 39–53.

Tanduklangi, Rinaldus. “Analisis Teologis Tentang Tujuan Pendidikan Agama Kristen (PAK) Dalam Matius 28:19-20.” PEADA’: JurnalPendidikan Kristen 1, no. 1 (2020): 47–58.

Telaumbanua, Hartati, Elianus Telaumabanua, and Titik Maria Windarti. “Peran Guru Pak Dalam Amanat Agung Berdasarkan Matius 28:19-20 Bagi Pertumbuhan Iman Peserta Didik.” Jurnal Silih Asah 2, no. 2 (2025): 75–84.

Waruwu, Yomatani. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Era AI:Menggunakan Kecerdasan Buatan Untuk Personalisasi Pembelajaran Spiritual.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja 8, no. 2 (2024): 151–65.

Wau, Victorius. “Studi Eksegesis Amanat Agung Dalam Matius 28:19-20.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Pelayanan Kristiani 2, no. 2 (2022): 162–74.

Zebua, Boyman Aspirasi Lugu, Suryaman. “Pentingnya Pemuridan Bagi Pertumbuhan Gereja Pada Masa Kini Menurut Matius 28:19-20.” Jurnal Misioner 3, no. 1 (2023): 53–76.




DOI: https://doi.org/10.46305/im.v7i2.722

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Immanuel indexed by:

Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Published: Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara
Website Institusi: stt-su.ac.id
Address: Jl. Sembada No. 32, Titi Rantai, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20131
ISSN: 2721-432X (online), 2721-6020 (print).